Pengalaman pertama dapat order di Fiverr.com

Fiverr.com adalah salah satu platform untuk para Freelancer menjual jasa / skill yang dimiliki.

Awalnya memilih join di Fiverr.com

Sehubungan dengan banyaknya Lock-Down ataupun karatina terkait Covid-19, situs-situs sejenis menjadi sangat ramai, sehingga jumlah order / pekerjaan tidak sebanding dengan orang / freelancer yang mencari kerja.

Itulah sebabnya saya jadi minder untuk fokus di Freelancer.com ataupun Projects.co.id, atau pun sribulancer, karena begitu ada client yang mem-posting project, yang bidding langsung segerombolan begitu. Saya yang masih pemula dan rating belum banyak pasti kalah.

Akhirnya saya pun mencoba di Fiverr.com.

Berbeda dengan Project.co.id/Sribulancer/Freelancer, di Fiverr.com kita yang membuka Gigs / produk yang kita jual. Misal saya jual jasa penulisan artikel dan back link. Nanti ada orang yang membeli produk saya / memesan jasa. Harga juga sudah kita setting dari awal, meskipun nanti bisa saja harga berubah karena tambahan permintaan dari client / buyer.

Order pertama di Fiverr.com

Singkat cerita, saya pasang 3 Gigs. Pertama tentang penulisan artikel / blog dalam Bahasa Inggris / Bahasa Indonesia, kedua pembuatan backlink (link building), dan yang ketiga penulisan artikel seputar Jepang, dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.

Eh suatu hari tahu-tahu ada yang nge-chat. Menanyakan bisa tidak membuat review sebuah object wisata terkenal di Jepang. Minta 1500 kata.

Awalnya saya agak ragu-ragu juga, karena saya juga kurang pengalaman tentang review object wisata. Dan 1500 kata juga banyak.

Tapi karena ini order pertama, saya akhirnya OK saja. Saya tawarkan 20 USD untuk 1500 kata.

Dia OK juga! Waktu pengerjaan 24 jam.

Akhirnya saya pun begadang, membaca puluhan artikel / review tentang object wisata tersebut, baik dalam bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.

Setelah beberapa jam, sayapun mengambil pulpen dan kertas, menulis kerangka tulisan saya tersebut, kemudian saya tulis pelan-pelan sambil sesekali membaca-baca lagi artikel tentang object wisata tersebut.

Akhirnya setelah 7 jam dari tanda jadi, saya pun deliver itu kerjaan.

Alhamdulillah di terima. Saldo rekening Fiverr.com saya pun bertambah jadi 16 USD (setelah dipotong 20% oleh Fiverr.com)

order pertama fiverr.com

Kena Scam πŸ™

Tidak lama setelah order pertama saya tersebut selesai, saya mendapat chat lagi dari seorang calon client, intinya menanyakan apa saya bisa transkrip audio Bahasa Inggris ke text Bahasa Indonesia.

Saya OK langsung lah, lagi semangat haha.

Sayangnya si calon client tersebut menyampaikan kalau audio nya ada di amazon audible. Dia kasih linknya. Saya harus register.

Saya coba register, karena ada free trial. Tapi gagal terus karena mungkin kartu debit saya tidak dikenali. Memang sih ada Free trial di amazon audible nya. Tetapi untuk pendaftaran harus mendaftarkan Kartu Debit /Kartu Kredit.

Akhirnya saya bilang ke calon client untuk kirim file audio langsung. Tapi ternyata si calon client sudah tidak bisa di hubungi.

Rupanya itu salah satu modus Scam di Fiverr.com.

Si calon client cuman mau saya mendaftar di amazon audibles. agar dia dapat referring rewards. Jadi link yang dia kasih itu bukan link ke audio yang mau saya transkrip, tetapi link referral dia.

Akhirnya kecewa deh, belum jadi bertambah saldo saya di Fiverr.com.

Mau tarik ke Paypal kena 2USD, jadi maunya sekalian tunggu banyak. Kalau 16 USD di ambil jd nya kita terima hanya 14 USD. Sayang kan?

Yah gpp lah, semoga segera laku lagi gigs nya.

Begitulah pengalaman saya mendapat order di Fiverr.com πŸ™‚

Menghasilkan uang bermodal koneksi internet

Di saat pandemi corona sekarang ini, banyak orang yang terpaksa bekerja di rumah, atau bahkan dirumahkan. Dan seiring dengan himbauan #dirumah saja, banyak orang yang seharian banyak di depan komputer / handphone mengakses internet untuk segala keperluan. Mulai untuk bekerja, komunikasi dengan teman atau saudara, buka sosmed, main game, dll.

Hal ini juga membuat banyak orang berfikir, bagaimana ya caranya menghasilkan uang bermodal koneksi internet? Dari pada seharian main game atau scrolling facebook yang tidak produktif.

Ternyata ada lho, cara menghasilkan uang dengan bermodal internet (menggunakan hp/laptop). Tentu tidak semuah kelihatannya, tapi asal mau berusaha, semua bisa. Dari pada waktu #dirumahsaja habis untuk main game.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dicoba:

Join / kerja di situs microtask

Ini mungkin yang paling kelihatan simpel dan cukup menghasilkan. Bergabung dengan beberapa situs microtask, yaitu situs yang menyediakan pekerjaan remeh, biasanya untuk project AI, atau untuk entri data.

Bergabung dengan microtask biasanya kita disuruh menandai object tertentu dalam gambar, menandai tulisan, mentranskrip audio, dll. Bayarannya cukup kecil, mungkin ada yg bergaji 0.1 dollar (10 sen) atau lebih, dan ada juga yang kurang dari itu. Tapi kalau di kalikan 10-20 task / pekerjaan perhari kan lumayan. Toh kita tinggal geser-geser mouse saja.

Satu hal yang perlu diperhatikan, sebelum kita diberi task / pekerjaan, biasanya ada tahapan training dulu dan kita harus lulus quiz nya. Dan kalau kita mengerjakannya asal-asalan, nanti ada review dan kita bisa kena penalty / tidak diberi task pekerjaan sejenis.

Dan biasanya mereka mewajibkan pakai laptop/pc, tidak bisa pake hp.

beberapa website microtask antara lain

  1. Amazon Mechanical Turk
  2. Remotask
  3. Appen.com
  4. clickworker

Ikut survey online

Ini lebih simple, kita tinggal milih apa yang ditawarkan survey, dan nanti ada poin yang kita terima setelah menyelesaikan survey. Setelah poin banyak nanti bisa ditukar dengan uang.

Beberapa web survey online antara lain:

  1. yougov
  2. surveyyeah
  3. myvocie
  4. populix

Dropshipper toko online (tokopedia)

Bikin toko online, jual barang orang lain (copy paste) dan naikin harga agar kita untung. Trus kalau ada orang yang beli ke toko kita, kita orderkan dari toko aslinya, dikirim langsung ke alamat pemesan

Daftar di web freelancer

Ini banyak juga sekarang. Ada yang lokal, ada yg internasional.

Disini kita bisa melihat project yang orang tawarkan (client cari freelancer untuk project mereka). Mulai kerjaan yg simple seperti membuat backlink ke website mereka (client), menulis artikel, desain banner, ilustrasi, logo dll.

Ada juga situs yang menampilkan / memasarkan keahlian dari para freelancer. Kita yang membuat gigs, atau dagangan skill kita, nanti orang yang membutuhkan tinggal browse mana yang cocok dengan kebutuhan mereka dan langsung kontak ke frelancer.

Memang membutuhkan skill sih, tapi banyak juga yang mudah dan simple.

Beberapa web freelancer

  1. Freelancer.com
  2. Projects.co.id
  3. Fiverr.com
  4. Upworks.com

Bikin blog, dan pasang iklan

Yang ini sedikit lebih ribet. Hasilnya tidak instant, butuh keseriusan, dedikasi dan konsistensi. Tapi kalau sudah berjalan, kita tinggal monitor, update sesekali, dan uang terus mengalir (andaikan segampang itu ya, haha)

Buat yang penasaran atau pengin coba, bisa dengan memulai bikin blog di blogger.com. Selain gratis dan mudah, juga sudah integrated sama Google Adsense, platform iklan punya google.

Nah mau coba yang mana?

Mendulang dollar dari Google Adsense

mencari uang dollar melalui google adsense
pcsteps.com

Sampai saat ini, Google Adsense adalah cara terbaik dan terpercaya untuk bisa menghasilkan dollar secara online. Meskipun sekarang mungkin sudah tidak sebooming dulu ya.

Tapi justru sekarang makin banyak orang yang kaya karena adsense, tapi bukan melalui konten website, melainkan melalui konten youtube.

Tengoklah itu para selebgram, misalnya Ria Ricis ataupun Atta Halilintar. Mereka bisa memperoleh pendapatan Milyaran Rupiah dalam satu bulan, hanya dari youtube saja.

Padahal kalau menurut saya pribadi, kontennya ya gitu-gitu saja. Kebanyakan tentang kehidupan sehari-hari. Tapi memang mungkin kemasannya menarik ya, banyak follower (sudah terkenal) dan mereka juga punya team yang banyak.

Nah tidak usah terlalu jauh dulu, saya kenal / tau beberapa youtuber orang biasa, konten tentang kehidupan sehari-hari juga, kehidupan di desa begitu, dan setiap bulan bisa dapat penghasilan diatas 10 juta. Wow. Emejing!

Tapi apakah semudah itu?

Jawabannya tentu tidak.

Ada beberapa hal yang harus kita pahami bila kita ingin ikut mendulang dollar dari adsense, baik itu youtube maupun website.

  1. Proses yang panjang, terutama kalau konten kita belum banyak, atau tema nya bukan tema yang populer.
    Untuk pengajuan ke google adsense, website ataupun channel youtube kita harus mempunyai konten yang cukup. Kalau youtube bahkan ada minimal jam tayang video dan jumlah subscriber. Kalau untuk website mungkin sedikit lebih mudah, hanya butuh konten yang agak banyak tanpa melihat traffic pengunjung.
    Kalaupun sudah merasa cukup / memenuhi syarat jumlah konten, harus juga konten yang kita buat itu original, bukan asal comot milik orang lain. Kalau terlihat bahwa kita hanya asal comot/ copy paste, pasti juga akan ditolak.
    Ketika sudah aktif, mulailah kita bisa melihat berapa tayangan video / artikel kita, dan berapa klik yang dilakukan pengujung ke iklan yang tampil di website kita. Dan biasanya awal-awal juga tidak bisa kita kita harapkan langsung dapat duit banyak. Harus sabar dan konsiten.
  2. Sabar dan konsisten
    Ini yang penting. Kita harus sabar, dan konsiten mengupload konten baru, minimal sehari 1 artikel lah kalau website. Kalau youtube mungkin minimal 1 minggu sekali barangkali ya. Dan upload konten yang berbobot, yang kira-kira bisa membuat orang senang membaca/ menontonnya. Biar makin banyak pengunjung, dan otomatis makin banyak yang melihat / klik iklan di website / channel kita.

Demikianlah kira-kira, bahwasanya mencari uang dari adsense itu sangat masuk akal dan bisa sangat menguntungkan, tapi butuh proses dan ketekunan serta kerja keras.

Oya tolong klik blog saya yang baru ya, ini juga dalam rangka berusaha untuk di approved sama google adsense, hehe. Klik https://simplewaytodothings.blogspot.com/ ya, trims.

Kerja online dari rumah selama #dirumahsaja

work from home online

Selasa 31 Maret 2020. Jam 12.13.

Jumlah kasus covid-19 sudah tembus 785 ribu, dengan Amerika sudah mencatat angka kasus lebih dari 2x lipat China, dengan korban meninggal hampir mendekati angka di China. Indonesia masih 1400an, semoga tidak nambah lagi. Aamiin.

Lagi bingung saya, mau ngapain buat ngisi kekosongan pendapatan. Gofood lagi kurang order, maklum kan lagi pada sepi di mana-mana. Akhirnya nyoba lah searching kerja online. Nemu beberapa tapi belum ada yg bisa dijadikan pegangan. Ada yang sudah menghasilkan beberapa dolar sih, tapi yaa entah kapan bisa diambil. Tapi kata orang, yang penting ditelateni. Ok lah semoga saja barokah.

Buat teman-teman yang mungkin berminat, bisa dicoba untuk buka situs dibawah ini:

Appen.com

appen.com work from home online
Tampilan depan appen.http://appen.comcom

Saya sudah melamar ke sini sekitar 3 hari, masih belum ada respon. Kata orang-orang memang agak lama, tapi ini yang mungkin bisa dibilang paling bonafid.

Yang perlu disiapkan terutama CV dalam Bahasa Inggris.

Kerjaan utamanya sih, yang banyak, jadi social media rater atau search engine evaluator.

Remotask.com

remotask.com work from home online
tampilan dashboard remotask.com

Kalau ini langsung di approve, kerjaanya melabeli gambar / peta 3D. Lumayan repot dan njelimet. Dan uangnya ga banyak. Per pekerjaan mungkin hanya 0.5 dollar, makan waktu sekitar 30 menitan. Mgkn lebih enak lagi kalau pake tab / laptop yang pake touchscreen dan pake pen.

Oya meskipun langsung approved kita harus mengikuti pelatihan dan test, secara online. Kalau sudah lulus barulah diberi “task”.

PTC / Paid To Click

paid to click work from home
paid to click

PTC atau Paid to Click itu kerjaanya meng-klik iklan dan dapat bayaran. Bayarannya kecil sih. Mungkin per iklan hanya 0.0x dollar, tapi kalau sehari bisa meng klik puluhan atau ratusan iklan, lumayan juga kan. Cuman main mouse sambil duduk manis di depan komputer. Bisa sambil ngopi atau ngemil.

Tapi sayangnya banyak PTC yang scam, menipu. Kita sudah mengumpulkan banyak poin / dollar, tapi pas kita mau withdraw ternyata eror, ribet. Ujung-ujungnya mereka mangkir dari membayar, bahkan ada yang kemudian tutup / hilang dari peredaran.

Karena itu kita harus pintar milih, kira-kira mana yang bonafid, real, bukan scam, benar-benar mau bayar.

Kalau ini saya belum bisa kasi rekomendasi, karena banyak banget yang scam. Jadi pintar-pintar milih ya. Saya masi cari-cari rekomendasi terbaik PTC apa. Nanti kl nemu saya share ya. Stay tuned!

Pelatihan di BLK Pertanian Wonojati Singosari

29 Maret 2020 pukul 22.16, saya mulai menulis blog ini.

Covid-19 March 29 2020

Info terbaru tentang Covid-19, Amerika masih menduduki peringkat pertama jumlah kasus, yaitu sebanyak 124,356 kasus, dengan angka kematian sebanyak 2,236. Sementara di seluruh dunia total kasus sebanyak 684,825 kasus dan angka kematian 32,182 jiwa. Indonesia sendiri per hari ini mengumumkan ada 1,285 kasus, dengan korban meninggal 114 jiwa.

Mari kita doakan agar pagebluk ini segera berakhir, dan kita bisa kembali hidup normal lagi. Aamiin.

Saya sendiri sejak awal Maret memang belum bekerja. Sebelum pengumuman darurat Covid-19 tanggal 18 Maret 2020, saya sudah hampir 1 bulan tidak bekerja.

Kerjaan utama saya memang freelance, semenjak resign dari pekerjaan saya terdahulu, saya lebih sering bekerja sebagai tukang Takoyaki, jualan di event-event, atau nungguin booth (yang kemudian kami rekrut orang untuk jaga), atau nungguin pak Gojek datang ke rumah beli Takoyaki. Plus saya juga sesekali ngGojek. Sesekali juga ada project yang masih berhubungan dengan pengalaman saya sebelumnya di IT, diantaranya servis komputer / laptop, install dan training program toko, desain web, dll.

Jadi 2 minggu awal Februari 2020 saya ada sedikit renovasi rumah, sehingga saya nungguin pak tukang. Kemudian setelah itu ada beberapa urusan diataranya ke KPP, dan juga daftar pelatihan di BLK Wonojati.

Awal mulanya, saya tertarik ikut pelatihan di BLK untuk kejuruan Barista sejak tahun 2019. Tapi akhir tahun lalu ketika saya berniat mendaftar, ternyata tidak dibuka kejuruan tersebut, dikarenakan pada rekrutmen sebelumnya sudah banyak peserta cadangan. Barulah Februari kemarin dibuka lagi kejuruan tersebut.

Namun ternyata, kejuruan Barista ini banyak sekali peminatnya. Maklum gratis. Pelatihan Barista di luar juga mahal sekali. Waktu seleksi saya bertemu banyak teman lain yang berminat kejuruan ini, sekitar 100an atau lebih, padahal kuota hanya 16 orang. Memang waktu interview juga disampaikan oleh pihak BLK, bahwa nanti yang lolos seleksi tapi tidak diterima di angkatan ini, bisa masuk candangan dan mengikuti pelatihan di bulan Juni 2020.

Setelah seleksi pada tanggal 13 Februari 2020, tanggal 18 pun diumumkan hasilnya. Saya tidak lolos. Saya lihat memang yang diterima kebanyakan usia muda, rata-rata usia 20-an. Saya sudah terlalu tua, hehe.

Mungkin saya masuk cadangan untuk bulan Juni 2020, tapi saya justru tertarik untuk mengikuti pelatihan di Kejuruan lain.

Waktu pengumuman tersebut, saya melihat banyak Kejuruan lain yang justru kurang peminat. Dari kuota 16 orang, ada yang hanya di isi hanya 6 orang. Diantaranya Mix-Farming (Perikanan dan Pertanian), dan Perikanan. Mix-Farming jumlah hari pelatihannya 60 hari, sementara Perikanan hanya 18 hari.

Jadilah saya memilih kejuruan perikanan. Saya pikir tidak ada salahnya belajar ilmu baru, siapa tahu saya jodoh sama ikan. Dan lagi saya memang beberapa waktu ini tertarik dengan pertanian, utamanya hidroponik dan aquaponik.

Teman-teman satu kejuruan ternyata banyak yang anak muda, tapi juga ada beberapa yang sudah seumuran, atau bahkan lebih tua. Background nya pun beragam, dari lulusan SLTP sampai S1, dan juga ada 1 teman yang anggota TNI yang sedang mempersiapkan masa pensiun dengan mengikuti pelatihan ini.

Nampang di pinggir kolam bersama teman se-kejuruan

Singkat cerita, saya pun ikut pelatihan dengan semangat dan gembira, karena ternyata banyak ilmu baru yang saya dapat dan saya sangat berminat untuk segera mempraktekannya selepas pelatihan. Kami peserta pelatihan juga mendapat beberapa fasilitas seperti makan siang gratis, baju seragam gratis, dan juga ATK gratis. Plus masih diberi uang saku. Enak kaan haha.

Membersihkan ikan Koi dari hama

Selama pelatihan, kami memang banyak terjun ke lapangan, eh lebih tepatnya kolam sih, untuk menangkap ikan, memberi makan ikan, mengobati ikan, atau juga “membunuh” ikan, hehe.

Menangkap indukan Koi untuk dipijahkan (dikawinkan)

Kompetensi utama angkatan ini sebetulnya Budidaya Ikan Hias (Koi, Cupang, Gupy). Tapi kami juga mempelajari Budidaya ikan konsumsi utamanya Lele. Termasuk juga mengolah Lele menjadi fillet. Untuk kejuruan Mix-Farming justru sampai pada pengolahan Lele menjadi berbagai olahan siap makan, karena memang jumlah hari pelatihan mereka lebih banyak, 30 hari di perikanan. Kami juga mempelajari cara pembuatan pakan ikan, pengemasan ikan ketika akan dikirim, dll.

Selesai pelatihan, saya masih beberapa kali ke BLK karena lokasi yang memang dekat rumah. Tetapi berhubungan dengan adanya darurat Covid-19, BLK pun diliburkan sementara. Sehingga saya pun memilih di rumah saja.

blk pertanian wonojati perikanan februari 2020
Bersama Bapak-bapak Instruktur

Saya pun mencoba ternak Lele di belakang rumah, digabung dengan hidroponik, menjadi aquaponik ya istilah kerennya. Namun ilmu saya masih sangat terbatas, untunglah instruktur di BLK sangat welcome ketika saya konsultasi via wa mengenai banyak hal yang belum saya pahami.

Akuaponik sederhana di rumah, masih proses

Semoga saja sih ilmu yang saya dapat, bisa saya amalkan dan membawa kesuksesan di masa depan. Tidak seperti ilmu yang saya dapat di BLKI 13 tahun lalu.

Tahun 2007 saya juga ikut pelatihan di BLKI Singosari, mengambil kejuruan sepeda motor. Tapi karena minimnya pengamalan, sekarang sudah lupa semua. Padahal waktu itu saya ikut kelas Swadana, bayar sendiri. Lumayan mahal waktu itu. Mungkin setara budget makan anak kost selama 3 bulan. Mahal kan?

Tapi waktu itu memang saya ikut pelatihan lebih karena mencari sertifikat, sebagai syarat saya ikut seleksi magang ke Jepang, yang akhirnya saya gagal juga, hehe. Sedih deh.

Mengenai pelatihan di BLKI dan Seleksi Magang Jepang sebenarnya sudah saya tulis di blog saya yang dulu, blog yang sudah saya pelihara lebih dari 10 tahun, tapi secara tidak sengaja saya hapus databasenya, tanpa backup :(. Karena memang saya sudah jarang sekali update blog waktu itu. Sampai-sampai saya menghapus database pun tidak sadar kalau itu database blog.

Mungkin cerita ini juga akan saya tulis di blog ini lain kali. Untuk mengisi kekosongan content.

Salah kaprah nama makanan china (Chinese Food) di Indonesia

26 Maret 11.30, jumlah kasus COVID-19 makin bertambah. Secara global, 471,417 kasus, dengan total meninggal 21,295 , dan sembuh 114,642. Berarti masih ada 335,480 orang yang terinfeksi.

Covid-19 Global march 26
Covid-19 Global march 26

Itu data menurut WHO. Amerika Serikat melesat dengan jumlah kasus mencapai 68 ribu, ke tiga paling banyak sedunia, setelah China dan Italy.

Covid-19 Global march 26 2
Covid-19 Global march 26 2

Untuk di Indonesia Sendiri, masi di angka 790 , dan semoga saja tidak bertambah. Aaamiiin.

Indonesia covid-19 March 26

Ok lah semoga dunia semakin membaik. Kita tinggalkan dulu hiruk pikuk seputar virus Corona, kita kembali blogging.

Kali ini, saya ingin membahas mengenai salah kaprah nama makanan Chinese Food di Indonesia, yang mana chinese food ini sudah sedemikian populer sehingga sudah serasa makanan asli Indonesia, terutama dengan komposisi bahan yang sudah menyesuaikan selera dan kondisi di Indonesia.

Namun karena penyesuaian tersebut, maka arti harfiah dari nama tersebut pun jadi tidak nyambung atau kurang cocok dengan menu / bahan dari makanan tersebut. Berikut ini adalah beberapa di antaranya;

Capcay

capcai, lisensi : tribunnews.com

Cap cai ( ι›œθœ) secara harfiah dalam bahasa hokkian artinya sepuluh sayuran, Cap artinya sepuluh dan cai artinya sayur. Namun secara istilah lebih tepatnya diartikan bermacam sayuran / aneka sayuran.

Meskipun makanan ini berasal dari china, tapi konon tidak populer di negeri asalnya, justru terkenal di Indonesia. Konon sih karena yg menemukan resep dan memberi nama adalah para keturunan china yang ada di Indonesia.

Salah kaprahnya adalah: Meskipun namanya capcai, aneka sayuran, di Indonesia umum menggunakan campuran atau bahan selain sayuran, seperti udang, sosis, dan lain-lain. Jadi esensi dari cai (sayur) yang merujuk ke para vegetarian, jadi kurang pas.

Bak Wan / Bak mie / Bak So, Bak Pia, Bak Pao

Bakpao (sumber : fimela.com)
Bak Pao (source: fimela.com)

Secara harfian, Bak dalam bahasa hokkian berarti daging, atau juga ada yg menyebut artinya daging babi. Sehingga harusnya makanan di atas mengandung daging (atau daging babi). Tapi pada praktek di lapangan, di Indonesia, seringkali isinya bukan Daging.

Well, sebenernya ada banyak lagi ya nama makanan Chinese Food yang nama dan isi / bahannya tidak sesuai, dikarenakan mengikuti adat / budaya / kondisi di Indonesia. Ya namanya juga adaptasi budaya, asimilasi mungkin ya istilahnya.

Dikarenakan mood nge-blog saya sudah turun, nanti sambung lagi ya.

Karena COVID-19, kembali blogging

sumber: axioo

Hari ini, 25 Maret 2020, bertepatan dengan hari raya Nyepi, saya kembali menyempatkan waktu menulis catatan di blog ini. Sebelumnya sudah lama sekali saya tidak menyentuh blog pribadi ini. Maklum sibuk dengan pekerjaan dan juga keluarga.

Perkembangan terakhir,berkaitan dengan Virus Corona, yang disebut dengan COVID-19, membuat saya banyak menghabiskan waktu di rumah.

Per hari ini jam ini, menit dan detik saya menulis ini, sudah tercatat 438213 kasus orang terpapar COVID-19 ( https://www.worldometers.info/coronavirus/ ), dengan korban meninggal sebanyak 19650 , dan 111861 orang telah sembuh. Berarti masih ada 306702 orang yang dibuat sakit oleh COVID-19 ini.

Setelah saya resign dari kantor per tanggal 30 November 2018, saya memutuskan menjadi pekerja lepas. Utama nya sih jualan, jualan apapun itu deh. Utamanya jualan takoyaki, via gofood maupun event-event. Dan sehubungan dengan pagebluk COVID-19 ini, semua event ditiadakan dan penjualan di rumah pun tidak seperti biasanya.

Makanya saya akhirnya iseng nge-blog lagi. Niat utamanya sih, sekalian aja sembari cari inspirasi buat cari pendapatan via online, di samping mantengin tokopedia. Pengennya juga vlogging dan nulis artikel yang bisa di monetizing. Tapi ide belum dapat yang pas.

Mudah-mudahan dengan posting blog ini bisa menjadi awal saya menemukan ide.

Yosh! Semangat!

Starting a new journey!

Sun's Note

Well, sudah lama saya tidak menulis blog.

Dulu saya pernah beberapa kali menulis blog, dan sempat berganti-ganti hosting dan domain. Bahkan blog saya yang paling produktif pernah ber-umur lebih dari 5 tahun.. tapi kemudian saya secara tidak sengaja menghapus dabatase nya.. dan hilanglah sudah beberapa ratus postingan saya selama bertahun-tahun :D.

Sempat juga install beberapa kali di web ini, tapi secara ga sengaja hilang lagi. Entahlah, mungkin bukan rejeki saya.

Blog kali ini saya niatkan untuk fokus ke perjalanan Kendo saya, juga tentang sedikit materi tentang bahasa Jepang, perjalanan bersepeda, dan beberapa hal lain.

Semoga nantinya, blog ini bisa memberi manfaat untuk saya pribadi, dan untuk siapa saja yang menyempatkan membacanya.

Terima kasih

Sunaryo

 

My First Medal!

my first medalionMy First Kendo Medal!

This one from June 2010.

I took 3rd Place in Indonesia National Kendo Tournament 2010 – Men Kyu Division.Β In semi final I lost to Mota, the one on the right of above picture. Then I beat my junior from Malang to get the Bronze. I was lucky enough to met him, and won by two Kote Strikes.

This medal also brought me to ASEAN Kendo Tournament in Singapore, October 2010, which was the first time I went abroad (and my first time to have a trip with airplane!).

I started Kendo in September 2008, and when i got this Medal i have a 1st Kyu grade, and on August 2010 I passed the 1st Dan Exam. So when I participated in ASEAN Kendo Tournament in Singapore, I already have 1st Dan.

To speak the truth, this is the first time I got title in Kendo as an Individual, and also the last until now, since i have not win any individual title afterwards.

I do have some other medal and trophy today, but all of them are from Team Match, as the member of Kendo Malang Team.

Kinda Sad, but that’s not a really big deal, because I enjoy Kendo the same as I started it years ago.

 

My First Bike!

My First Bike

This is my first Bike!

I bought it as a used bike, for IDR 1.8 M, or around US$ 180. Very cheap right, but it’s a quite tough bike!

With alloy frame, 8 speed Sprocket, and 1.95″ Tyres, i went adventuring to some AM trails.

I sold it about 3 month after i bought it, since I bought the new (used) bike, with a better specs.

Some kind of sad, but I dont have an enough space in my home to keep 2 Bike, and 1 Motor bike.