Membuat sendiri pupuk kompos organik dari sampah rumah tangga

membuat kompos dari sampah rumah tangga

Berawal dari liburnya petugas kebersihan komplek di waktu lebaran kemarin, saya kemudian mencoba membuat pupuk kompos sendiri, dari sampah basah yang menumpuk di tempat sampah rumah kami.

Sebagai rumah tangga yang juga nyambi jualan makanan, rumah kami memang menghasilkan sampah lebih banyak dari pada rata-rata tetangga sekomplek. Jadi ketika petugas kebersihan komplek libur beberapa hari, sampah dari rumah kami pun menggunung. Yang paling banyak sih dari sisa bahan makanan, alias sampah basah atau sampah organik.

Kondisi tersebut membuat saya berfikir, apa yang bisa saya lakukan untuk mengurangi gunungan sampah tersebut. Akhirnya saya memutuskan untuk dibuat kompos, toh saya dan istri juga senang bercocok tanam dan juga di depan rumah kami ada sedikit lahan yang berisi beberapa tanaman.

Tapi masalah pertama adalah, kami tidak punya cukup lahan untuk membuat kompos. Ini kemudian saya siasati dengan menggunakan tong bekas cat tembok. Tong yang berkapasitas 25 kg ini pun saya ambil dari gudang dan saya bawa ke depan rumah.

Berikut adalah cara membuat pupuk kompos sendiri dari sampah rumah tangga yang saya lakukan, berdasar research secara online.

  1. Siapkan tempat untuk membuat pupuk kompos, dalam hal ini saya menggunakan tong bekas cat tembok
  2. Pisahkan sampah organik dari sampah non-organik. Contoh sampah non-organik yaitu plastik, karet, kaca, kaleng  dan jenis logam lain. Sampah organik yang saya pakai terutama sisa makanan seperti nasi, sayuran, kulit buah-buahan, dan lain lain.
  3. Isi bagian bawah tong dengan tanah hingga merata, kira-kira tebal 2-5 cm.
  4. Masukan sampah organik yang akan kita jadikan pupuk kompos, dan ratakan.
  5. Masukan lagi tanah sebagai penutup, ketebalan kurang lebih sama, 2-5 cm
  6. Tutup tong dengan rapat.
  7. Komposisi ini bisa diulang apabila tong belum penuh. Dengan kata lain kita bisa menambahkan material sampah dan tanah lagi sesuai kebutuhan. Komposisi nya sama: tanah –  sampah – tanah.
  8. Tunggu hingga 3 minggu agar pupuk kompos organik yang kita buat siap digunakan.

Dengan cara dan komposisi di atas, sampah basah / sampah organik tidak akan menimbulkan bau. Begitu menjadi kompos pun tidak mengeluarkan bau menyengat seperti ketika masih berupa sampah.

Dengan membuat pupuk kompos sendiri kita telah membantu merawat lingkungan yaitu dengan:

  1. Mengurangi sampah. Saat ini TPS dan TPA seringkali penuh oleh sampah, dan lebih dari setengahnya adalah sampah basah / sampah organik.
  2. Membantu petugas kebersihan karena mengurangi muatan yang mereka bawa.
  3. Mengurangi polusi tanah, karena dengan menggunakan sampah organik kita ikut mengurangi penggunaan pupuk kimia.
  4. Mendapatkan pupuk untuk tanaman kita dengan gratis, sehingga kita lebih hemat.

Nah selamat mencoba ya.

Jangan lupa komen di kolom di bawah ini yaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Menu