Pelatihan di BLK Pertanian Wonojati Singosari

29 Maret 2020 pukul 22.16, saya mulai menulis blog ini.

Covid-19 March 29 2020

Info terbaru tentang Covid-19, Amerika masih menduduki peringkat pertama jumlah kasus, yaitu sebanyak 124,356 kasus, dengan angka kematian sebanyak 2,236. Sementara di seluruh dunia total kasus sebanyak 684,825 kasus dan angka kematian 32,182 jiwa. Indonesia sendiri per hari ini mengumumkan ada 1,285 kasus, dengan korban meninggal 114 jiwa.

Mari kita doakan agar pagebluk ini segera berakhir, dan kita bisa kembali hidup normal lagi. Aamiin.

Saya sendiri sejak awal Maret memang belum bekerja. Sebelum pengumuman darurat Covid-19 tanggal 18 Maret 2020, saya sudah hampir 1 bulan tidak bekerja.

Kerjaan utama saya memang freelance, semenjak resign dari pekerjaan saya terdahulu, saya lebih sering bekerja sebagai tukang Takoyaki, jualan di event-event, atau nungguin booth (yang kemudian kami rekrut orang untuk jaga), atau nungguin pak Gojek datang ke rumah beli Takoyaki. Plus saya juga sesekali ngGojek. Sesekali juga ada project yang masih berhubungan dengan pengalaman saya sebelumnya di IT, diantaranya servis komputer / laptop, install dan training program toko, desain web, dll.

Jadi 2 minggu awal Februari 2020 saya ada sedikit renovasi rumah, sehingga saya nungguin pak tukang. Kemudian setelah itu ada beberapa urusan diataranya ke KPP, dan juga daftar pelatihan di BLK Wonojati.

Awal mulanya, saya tertarik ikut pelatihan di BLK untuk kejuruan Barista sejak tahun 2019. Tapi akhir tahun lalu ketika saya berniat mendaftar, ternyata tidak dibuka kejuruan tersebut, dikarenakan pada rekrutmen sebelumnya sudah banyak peserta cadangan. Barulah Februari kemarin dibuka lagi kejuruan tersebut.

Namun ternyata, kejuruan Barista ini banyak sekali peminatnya. Maklum gratis. Pelatihan Barista di luar juga mahal sekali. Waktu seleksi saya bertemu banyak teman lain yang berminat kejuruan ini, sekitar 100an atau lebih, padahal kuota hanya 16 orang. Memang waktu interview juga disampaikan oleh pihak BLK, bahwa nanti yang lolos seleksi tapi tidak diterima di angkatan ini, bisa masuk candangan dan mengikuti pelatihan di bulan Juni 2020.

Setelah seleksi pada tanggal 13 Februari 2020, tanggal 18 pun diumumkan hasilnya. Saya tidak lolos. Saya lihat memang yang diterima kebanyakan usia muda, rata-rata usia 20-an. Saya sudah terlalu tua, hehe.

Mungkin saya masuk cadangan untuk bulan Juni 2020, tapi saya justru tertarik untuk mengikuti pelatihan di Kejuruan lain.

Waktu pengumuman tersebut, saya melihat banyak Kejuruan lain yang justru kurang peminat. Dari kuota 16 orang, ada yang hanya di isi hanya 6 orang. Diantaranya Mix-Farming (Perikanan dan Pertanian), dan Perikanan. Mix-Farming jumlah hari pelatihannya 60 hari, sementara Perikanan hanya 18 hari.

Jadilah saya memilih kejuruan perikanan. Saya pikir tidak ada salahnya belajar ilmu baru, siapa tahu saya jodoh sama ikan. Dan lagi saya memang beberapa waktu ini tertarik dengan pertanian, utamanya hidroponik dan aquaponik.

Teman-teman satu kejuruan ternyata banyak yang anak muda, tapi juga ada beberapa yang sudah seumuran, atau bahkan lebih tua. Background nya pun beragam, dari lulusan SLTP sampai S1, dan juga ada 1 teman yang anggota TNI yang sedang mempersiapkan masa pensiun dengan mengikuti pelatihan ini.

Nampang di pinggir kolam bersama teman se-kejuruan

Singkat cerita, saya pun ikut pelatihan dengan semangat dan gembira, karena ternyata banyak ilmu baru yang saya dapat dan saya sangat berminat untuk segera mempraktekannya selepas pelatihan. Kami peserta pelatihan juga mendapat beberapa fasilitas seperti makan siang gratis, baju seragam gratis, dan juga ATK gratis. Plus masih diberi uang saku. Enak kaan haha.

Membersihkan ikan Koi dari hama

Selama pelatihan, kami memang banyak terjun ke lapangan, eh lebih tepatnya kolam sih, untuk menangkap ikan, memberi makan ikan, mengobati ikan, atau juga “membunuh” ikan, hehe.

Menangkap indukan Koi untuk dipijahkan (dikawinkan)

Kompetensi utama angkatan ini sebetulnya Budidaya Ikan Hias (Koi, Cupang, Gupy). Tapi kami juga mempelajari Budidaya ikan konsumsi utamanya Lele. Termasuk juga mengolah Lele menjadi fillet. Untuk kejuruan Mix-Farming justru sampai pada pengolahan Lele menjadi berbagai olahan siap makan, karena memang jumlah hari pelatihan mereka lebih banyak, 30 hari di perikanan. Kami juga mempelajari cara pembuatan pakan ikan, pengemasan ikan ketika akan dikirim, dll.

Selesai pelatihan, saya masih beberapa kali ke BLK karena lokasi yang memang dekat rumah. Tetapi berhubungan dengan adanya darurat Covid-19, BLK pun diliburkan sementara. Sehingga saya pun memilih di rumah saja.

blk pertanian wonojati perikanan februari 2020
Bersama Bapak-bapak Instruktur

Saya pun mencoba ternak Lele di belakang rumah, digabung dengan hidroponik, menjadi aquaponik ya istilah kerennya. Namun ilmu saya masih sangat terbatas, untunglah instruktur di BLK sangat welcome ketika saya konsultasi via wa mengenai banyak hal yang belum saya pahami.

Akuaponik sederhana di rumah, masih proses

Semoga saja sih ilmu yang saya dapat, bisa saya amalkan dan membawa kesuksesan di masa depan. Tidak seperti ilmu yang saya dapat di BLKI 13 tahun lalu.

Tahun 2007 saya juga ikut pelatihan di BLKI Singosari, mengambil kejuruan sepeda motor. Tapi karena minimnya pengamalan, sekarang sudah lupa semua. Padahal waktu itu saya ikut kelas Swadana, bayar sendiri. Lumayan mahal waktu itu. Mungkin setara budget makan anak kost selama 3 bulan. Mahal kan?

Tapi waktu itu memang saya ikut pelatihan lebih karena mencari sertifikat, sebagai syarat saya ikut seleksi magang ke Jepang, yang akhirnya saya gagal juga, hehe. Sedih deh.

Mengenai pelatihan di BLKI dan Seleksi Magang Jepang sebenarnya sudah saya tulis di blog saya yang dulu, blog yang sudah saya pelihara lebih dari 10 tahun, tapi secara tidak sengaja saya hapus databasenya, tanpa backup :(. Karena memang saya sudah jarang sekali update blog waktu itu. Sampai-sampai saya menghapus database pun tidak sadar kalau itu database blog.

Mungkin cerita ini juga akan saya tulis di blog ini lain kali. Untuk mengisi kekosongan content.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Menu